editor : juna
Jakarta, 1 Agustus 2026 – Pesan "Jadilah Orang Tua Teladan" menjadi benang merah dalam Pertemuan Wali Murid Kelas X SMA Budhi Warman 2 Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan pada Sabtu (1/8). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala Bagian Pendidikan H. Akhyar Sihombing, M.Pd., seluruh pimpinan sekolah, wali kelas, dewan guru, serta orang tua peserta didik baru sebagai momentum memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik generasi berkarakter.
Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Guru Teknologi Informasi, Anwar Musyadad, S.Kom. Dalam doa yang berlangsung penuh kekhusyukan, seluruh hadirin memohon kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk dan kekuatan dalam mendidik anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah, menghormati guru, serta berbakti kepada kedua orang tua.
Dalam sambutannya, H. Akhyar Sihombing, M.Pd. menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keteladanan yang diberikan orang tua di rumah. Beliau mengutip Surah Ash-Shaff ayat 2–3 sebagai pengingat bahwa ucapan harus selaras dengan perbuatan sehingga anak-anak memperoleh contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau juga mengulas perjalanan panjang Yayasan Budhi Warman. Cikal bakal sekolah telah berdiri sejak tahun 1968. Pada tahun 1975 kegiatan pendidikan masih menggunakan nama SMA Maribaya dengan menempati gedung sewa. Selanjutnya, pada tahun 1989 berdirilah SMA Budhi Warman 2 yang mulai menerima peserta didik baru pada tahun 1990. Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi di dunia pendidikan, SMA Budhi Warman 2 tetap menjadi salah satu sekolah swasta yang diminati masyarakat.
Selain menyampaikan sejarah sekolah, H. Akhyar juga menjelaskan mekanisme pelunasan kewajiban pendidikan melalui sistem Virtual Account. Sistem tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi orang tua sekaligus mendukung tertib administrasi sekolah.
Kepala SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, mengingatkan kembali slogan sekolah, "Disiplin Merupakan Kunci Sukses Masa Depan." Menurutnya, slogan tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga sekolah, baik peserta didik, guru, tenaga kependidikan, maupun orang tua.
Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Sofi Nurul Laily, S.Pd., memaparkan implementasi Kurikulum Merdeka, pendekatan deep learning, serta sistem pembelajaran paket yang diterapkan di SMA Budhi Warman 2 agar orang tua memahami proses pembelajaran yang akan dijalani putra-putri mereka.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Getar Satya Mardhika, S.Pd., menjelaskan berbagai aturan sekolah, mulai dari kedisiplinan peserta didik, ketentuan seragam, hingga pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.
Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi. Salah satu orang tua menyampaikan pertanyaan mengenai komitmen sekolah terhadap kedisiplinan guru. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa disiplin merupakan nilai yang berlaku bagi seluruh warga sekolah tanpa pengecualian. Sekolah memiliki mekanisme pembinaan, evaluasi, dan pengawasan terhadap kinerja guru sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan layanan pendidikan yang profesional.
Melalui pertemuan ini, SMA Budhi Warman 2 berharap terjalin kemitraan yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Dengan komunikasi yang baik serta keteladanan dari keluarga dan sekolah, diharapkan lahir generasi yang disiplin, berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
