Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, SMA Budhi Warman 2 Gelar Rangkaian Kegiatan Penuh Semangat Kemerdekaan

Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, SMA Budhi Warman 2 Gelar Rangkaian Kegiatan Penuh Semangat Kemerdekaan

IMG 20260811 WA0003

Pardi Supardi S.S.M.Pd kepala sekolah SMA memberikan sambutan saat apel pagi untuk membuka rangkaian kegiatan Hut ke 81 RI

Jakarta, 11 Agustus 2026 — Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, SMA Budhi Warman 2 Jakarta menggelar rangkaian kegiatan bertema semangat kemerdekaan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah dan diikuti oleh seluruh pimpinan, guru, staf, siswa, serta mahasiswa PPL.

Suasana kemerdekaan semakin terasa dengan busana yang dikenakan seluruh warga sekolah. Para guru dan staf tampil kompak dengan mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, sementara para siswa mengenakan pakaian profesi dengan berbagai kreativitas masing-masing. Beragam pakaian profesi yang dikenakan siswa menciptakan suasana yang semarak sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan cita-cita dan kreativitas mereka.

Apel Pagi: Memaknai Kemerdekaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, S.S., M.Pd., menyampaikan tiga makna penting kemerdekaan yang perlu dipahami dan diterapkan oleh seluruh warga sekolah.

Makna pertama adalah merdeka sesuai dengan takaran dan kemampuan masing-masing. Kemerdekaan bukan berarti melakukan segala sesuatu tanpa batas, tetapi mampu menggunakan kebebasan sesuai dengan kemampuan, tanggung jawab, serta peran masing-masing.

Makna kedua adalah kebebasan yang disertai dengan tanggung jawab. Menurutnya, setiap individu harus memiliki core value atau nilai-nilai utama dalam kehidupan. Sikap bertanggung jawab, sportif, dan mampu bekerja sama merupakan bagian penting dalam menghargai kemerdekaan.

«“Kita harus betul-betul memiliki core value. Bertanggung jawab, sportif, dan mampu bekerja sama. Itulah cara kita menghargai kemerdekaan,” ungkap Pardi Supardi dalam sambutannya.»

Makna ketiga, lanjutnya, adalah bahwa berbagai kegiatan dalam menyambut kemerdekaan, termasuk perlombaan dan pawai, harus memberikan dampak positif, terutama dalam rangka membangun karakter mulia pada siswa.

Kegiatan perayaan kemerdekaan diharapkan mampu menghadirkan kesenangan dan kebahagiaan bagi seluruh warga sekolah. Namun, kegembiraan tersebut tetap harus dilakukan secara proporsional dan tidak membuat seluruh peserta larut dalam euforia semata.

IMG 20260811 WA0010

Pawai Guru dan Staf Meriahkan Lingkungan Sekitar Sekolah

Setelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan pawai guru dan staf. Dengan mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, para guru dan staf berjalan bersama mengelilingi sejumlah pemukiman warga di sekitar sekolah, khususnya wilayah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Pawai tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi sekolah dalam menghadirkan semangat kemerdekaan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat sekitar.

Kehadiran para guru dan staf dengan nuansa merah putih mendapat perhatian dari warga yang berada di sepanjang rute pawai. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan kegembiraan.

Menanamkan Nilai Kemerdekaan melalui Kegiatan Positif

Rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di SMA Budhi Warman 2 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, sportivitas, kreativitas, dan karakter mulia kepada seluruh siswa.

Melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangkaian semarak kemerdekaan, SMA Budhi Warman 2 berupaya menjadikan momentum HUT Republik Indonesia sebagai kesempatan bagi siswa untuk belajar menghargai kemerdekaan sekaligus membangun rasa cinta tanah air.

Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan dan kemeriahan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap disiplin, bertanggung jawab, saling menghargai, bekerja sama, serta terus berusaha memberikan prestasi terbaik bagi diri sendiri, sekolah, dan bangsa.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Merdeka!

Pertemuan Wali Murid Kelas X SMA Budhi Warman 2: Keteladanan Orang Tua Jadi Kunci Pendidikan Anak

23714e47 3350 4bcd 9350 a5f025e7587eeditor : juna

Jakarta, 1 Agustus 2026 – Pesan "Jadilah Orang Tua Teladan" menjadi benang merah dalam Pertemuan Wali Murid Kelas X SMA Budhi Warman 2 Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan pada Sabtu (1/8). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala Bagian Pendidikan H. Akhyar Sihombing, M.Pd., seluruh pimpinan sekolah, wali kelas, dewan guru, serta orang tua peserta didik baru sebagai momentum memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik generasi berkarakter.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Guru Teknologi Informasi, Anwar Musyadad, S.Kom. Dalam doa yang berlangsung penuh kekhusyukan, seluruh hadirin memohon kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk dan kekuatan dalam mendidik anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah, menghormati guru, serta berbakti kepada kedua orang tua.

Dalam sambutannya, H. Akhyar Sihombing, M.Pd. menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keteladanan yang diberikan orang tua di rumah. Beliau mengutip Surah Ash-Shaff ayat 2–3 sebagai pengingat bahwa ucapan harus selaras dengan perbuatan sehingga anak-anak memperoleh contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga mengulas perjalanan panjang Yayasan Budhi Warman. Cikal bakal sekolah telah berdiri sejak tahun 1968. Pada tahun 1975 kegiatan pendidikan masih menggunakan nama SMA Maribaya dengan menempati gedung sewa. Selanjutnya, pada tahun 1989 berdirilah SMA Budhi Warman 2 yang mulai menerima peserta didik baru pada tahun 1990. Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi di dunia pendidikan, SMA Budhi Warman 2 tetap menjadi salah satu sekolah swasta yang diminati masyarakat.

Selain menyampaikan sejarah sekolah, H. Akhyar juga menjelaskan mekanisme pelunasan kewajiban pendidikan melalui sistem Virtual Account. Sistem tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi orang tua sekaligus mendukung tertib administrasi sekolah.

Kepala SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, mengingatkan kembali slogan sekolah, "Disiplin Merupakan Kunci Sukses Masa Depan." Menurutnya, slogan tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga sekolah, baik peserta didik, guru, tenaga kependidikan, maupun orang tua.

Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Sofi Nurul Laily, S.Pd., memaparkan implementasi Kurikulum Merdeka, pendekatan deep learning, serta sistem pembelajaran paket yang diterapkan di SMA Budhi Warman 2 agar orang tua memahami proses pembelajaran yang akan dijalani putra-putri mereka.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Getar Satya Mardhika, S.Pd., menjelaskan berbagai aturan sekolah, mulai dari kedisiplinan peserta didik, ketentuan seragam, hingga pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.

Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi. Salah satu orang tua menyampaikan pertanyaan mengenai komitmen sekolah terhadap kedisiplinan guru. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa disiplin merupakan nilai yang berlaku bagi seluruh warga sekolah tanpa pengecualian. Sekolah memiliki mekanisme pembinaan, evaluasi, dan pengawasan terhadap kinerja guru sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan layanan pendidikan yang profesional.

Melalui pertemuan ini, SMA Budhi Warman 2 berharap terjalin kemitraan yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Dengan komunikasi yang baik serta keteladanan dari keluarga dan sekolah, diharapkan lahir generasi yang disiplin, berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

MPLS Resmi Ditutup, 270 Murid Baru SMA–SMK Budhi Warman 2 Siap Memulai Perjalanan Belajar

IMG 20260717 WA0006

Foto : Tim Media | Editor : Juna

Jakarta, 17 Juli 2026 – Rangkaian Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA–SMK Budhi Warman 2 Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup pada Jumat (17/7) pukul 10.30–11.30 WIB. Upacara ini diikuti oleh seluruh guru SMA–SMK Budhi Warman 2 bersama 270 murid baru yang selama sepekan telah mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta berbagai nilai positif yang menjadi ciri khas Budhi Warman 2.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMK Budhi Warman 2, H. Munjaeni, S.Ag., M.M., mengajak seluruh murid baru untuk menjaga semangat belajar sejak hari pertama masuk sekolah. Menurut beliau, menjadi pelajar yang baik tidak hanya ditunjukkan melalui prestasi, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

"Siswa baru terus semangat belajar dan tetap menjunjung tinggi adab di sekolah mulai dari tingkah laku dan ucapan," pesan H. Munjaeni kepada seluruh peserta upacara.

Pesan tersebut disambut antusias oleh para murid baru yang akan segera memulai kegiatan belajar mengajar. Selama mengikuti MPLS, mereka telah diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, tata tertib, serta berbagai kegiatan yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka di SMA–SMK Budhi Warman 2.

Momen yang paling berkesan pada upacara penutupan adalah pelepasan kalung peserta MPLS secara simbolis oleh H. Munjaeni kepada perwakilan murid baru. Prosesi sederhana ini menjadi tanda bahwa masa pengenalan telah selesai dan para murid kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA–SMK Budhi Warman 2.

Mulai Senin, 20 Juli 2026, seluruh murid baru akan mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bersama kakak kelas dan seluruh warga sekolah. Semangat yang telah tumbuh selama MPLS diharapkan menjadi bekal untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga sikap, serta terus mengembangkan potensi diri.

Selamat datang dan selamat belajar kepada seluruh murid baru SMA–SMK Budhi Warman 2. Semoga langkah awal ini menjadi awal yang baik untuk meraih prestasi, menjalin persahabatan, dan menciptakan banyak pengalaman berharga di sekolah.

Pembukaan Demonstrasi 20 Ekstrakurikuler SMA Budhi Warman 2: Bekal Karakter dan Masa Depan Peserta Didik

Pembukaan Demonstrasi 20 Ekstrakurikuler SMA Budhi Warman 2: Bekal Karakter dan Masa Depan Peserta Didik

VideoCapture 20260730 145138

editor ; juna | foto : Osis

Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026 – SMA Budhi Warman 2 menggelar kegiatan pembukaan demonstrasi 20 ekstrakurikuler di lapangan sekolah pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan beragam pilihan ekstrakurikuler kepada seluruh peserta didik kelas X agar mereka dapat mengenal potensi, prestasi, dan karakteristik setiap kegiatan sebelum menentukan pilihan.

Suasana berlangsung meriah dengan penampilan dari 20 ekstrakurikuler yang menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para siswa dan dewan guru. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap setiap peserta didik dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan minat, bakat, dan cita-citanya.

Kepala SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan ekstrakurikuler harus didasarkan pada kesadaran dan keinginan dari dalam diri.

"Pilih karena hati nurani, bukan karena paksaan."

Beliau menegaskan bahwa ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, siswa akan belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mampu bekerja sama, saling menghargai tanpa membedakan satu sama lain, serta memiliki peradaban, keadaban, dan akhlakul karimah.

"Sekolah tidak hanya ingin melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga siswa yang berkarakter, beradab, dan berbudaya," ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar ajang untuk tampil di atas panggung, melainkan wadah pembentukan karakter dan pengembangan diri.

"Ekstrakurikuler bukan ajang pentas, tetapi ajang untuk membentuk karakter kalian."

Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk memilih ekstrakurikuler yang benar-benar bermanfaat bagi masa depan mereka.

"Pilihlah ekstrakurikuler yang kalian yakini dapat mendukung kebutuhan kalian di masa depan, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dunia kerja, maupun pengembangan diri."

Menurutnya, keterlibatan aktif dalam ekstrakurikuler akan membantu peserta didik membangun performa, meningkatkan kedisiplinan, memperluas pengalaman, sekaligus melatih kemampuan kepemimpinan dan komunikasi.

Demonstrasi eskul tahun ini menampilan 15 kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, yaitu ; Tari saman, Taekwondo,Tari tradisional, Basket, Paskibra, Volly, Badminton, Futsal, Modern Dance, Gabungan tari, Band, PMR, Karya Ilmiah Remasa, Merpati Putih, Japan Club, Pencak Silat, dan Ultras. 

Melalui kegiatan demonstrasi ini, SMA Budhi Warman 2 berharap seluruh peserta didik kelas X dapat menentukan pilihan ekstrakurikuler secara tepat sesuai dengan potensi masing-masing. Dengan demikian, ekstrakurikuler tidak hanya menjadi pelengkap kegiatan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi yang unggul, berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Sosialisasi Pilah Pilih Sampah, Sekolah Tanamkan Budaya Bersih melalui Teladan Pimpinan

Sosialisasi Pilah Pilih Sampah, Sekolah Tanamkan Budaya Bersih melalui Teladan Pimpinan
 
Foto : Tim Media | Editor : Juna
 
IMG 20260716 WA0004
 
Jakarta, 16 Juli 2026 – Dalam upaya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan peduli lingkungan, SMA Budhi Warman 2 Jakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pilah Pilih Sampah di lapangan sekolah pada Kamis (16/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik serta dihadiri oleh seluruh pimpinan sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
 
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Peduli Lingkungan. Melalui sosialisasi ini, sekolah menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
 
Berbeda dari sosialisasi pada umumnya, seluruh pimpinan sekolah memberikan contoh praktik baik secara langsung di hadapan para murid dengan memperagakan cara memilah sampah sesuai jenisnya ke tempat sampah yang telah disediakan. Aksi sederhana tersebut menjadi teladan nyata bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
 
Dalam arahannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa kebersihan harus menjadi nilai utama yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
"Kebersihan harus menjadi nilai terdepan di lingkungan sekolah. Sekolah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, sehat, dan menyenangkan. Oleh karena itu, kebiasaan memilah sampah harus dimulai dari diri kita sendiri dan dilakukan secara konsisten," pesannya.
 
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap kebiasaan pilah pilih sampah tidak hanya dipahami sebagai sebuah program, tetapi tumbuh menjadi perilaku dan budaya yang dilakukan secara sadar oleh seluruh warga sekolah, baik di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari.
 
Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan, SMA Budhi Warman 2 Jakarta terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya sekolah yang bersih, sehat, aman, nyaman, serta peduli terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik yang berwawasan lingkungan.